
SERANG – Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman menghadiri pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat kecamatan se-Kota Serang masa bakti 2026–2031 di Gapura Indra Function Hall, Kota Serang, Kamis (14/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Muji Rohman berpesan agar seluruh pengurus PMI yang baru dilantik selalu siap hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, terutama dalam situasi darurat, bencana, maupun pelayanan sosial kemanusiaan.
Menurutnya, PMI memiliki peran penting sebagai organisasi kemanusiaan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“PMI ini organisasi kemanusiaan. Jadi harus selalu siap ketika masyarakat membutuhkan bantuan, baik saat bencana, kegiatan sosial, maupun kebutuhan donor darah,” ujar Muji Rohman.
Ia juga mengapresiasi langkah PMI Kota Serang yang terus memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak 60 pengurus PMI tingkat kecamatan resmi dilantik dan akan bertugas di enam kecamatan di Kota Serang, yakni Kecamatan Serang, Kasemen, Cipocok Jaya, Walantaka, Curug, dan Taktakan.
Ketua PMI Kota Serang, Adde Rosi Khoerunnisa, mengatakan pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara PMI Kota Serang dengan PMI kecamatan dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan, sosial, kesehatan, hingga kesiapsiagaan bencana.
“Prosesi pelantikan telah kita lakukan dengan sebaik-baiknya. Ini menunjukkan keseriusan kami untuk berkolaborasi lebih baik lagi dengan PMI kecamatan, karena ke depan banyak program dan persoalan kemanusiaan, sosial, serta kesehatan yang harus diantisipasi bersama,” ujar Adde.
Menurutnya, PMI kecamatan menjadi ujung tombak pelayanan kemanusiaan di wilayah masing-masing.
Karena itu, ia meminta seluruh pengurus PMI kecamatan segera memetakan potensi risiko bencana serta menyiapkan relawan yang siap bergerak cepat membantu masyarakat.
Adde juga mengingatkan potensi dampak perubahan iklim dan ancaman El Nino yang bisa memicu kekeringan hingga mengganggu ketahanan pangan masyarakat.
“Situasi iklim saat ini sedang tidak baik-baik saja. Risiko kekeringan harus kita antisipasi dari sekarang, termasuk menyiapkan distribusi air bersih bagi masyarakat,” katanya.
Selain kesiapsiagaan bencana, Adde menekankan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta lembaga sosial dan kemanusiaan lainnya.
Ia menilai dukungan seluruh camat yang hadir dalam pelantikan menjadi bukti kuatnya kolaborasi PMI dengan pemerintah daerah.
“Insya Allah PMI Kota Serang dan PMI kecamatan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dalam menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.
Dalam bidang pelayanan kesehatan, Adde juga mendorong PMI kecamatan aktif menggerakkan kegiatan donor darah di masyarakat.
Menurutnya, PMI Kota Serang kini telah memiliki Unit Donor Darah (UDD) sendiri sehingga mampu melaksanakan kegiatan donor darah secara mandiri.
“Artinya, kita sudah bisa mengambil donor darah dari masyarakat. Tinggal bagaimana ke depan pengelolaan darah ini bisa semakin mandiri,” tuturnya.
Meski demikian, ia mengakui PMI Kota Serang masih membutuhkan dukungan dalam pengadaan alat pengolahan darah agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Kami berharap ke depan PMI Kota Serang tidak hanya mampu mengambil donor darah dari masyarakat, tetapi juga dapat mengelola darah secara mandiri,” pungkasnya.



