
JAKARTA – Proses pencalonan Ketua Umum dalam Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) dinilai menjadi bukti kuat bahwa kaderisasi di tubuh organisasi berjalan sehat dan matang.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dewan Kehormatan DPP BM PAN, Iswari Muchtar, saat menanggapi dinamika pencalonan ketua umum yang tengah berlangsung.
Menurut Iswari, para calon ketua umum yang telah mendaftarkan diri merupakan representasi kader-kader terbaik yang dimiliki BM PAN saat ini.
Masing-masing kandidat disebut memiliki pengalaman, kapasitas, dan karakter kepemimpinan yang berbeda sehingga menjadi kekuatan tersendiri bagi organisasi.
“Para calon ketua umum yang hadir hari ini merupakan representasi kader-kader terbaik BM PAN. Mereka memiliki kekuatan, pengalaman, dan karakter kepemimpinan yang berbeda-beda, dan itu menjadi kekayaan organisasi,” ujar Iswari dalam keterangannya, Selasa (20/5/2025).
Ia menilai, dinamika yang muncul selama proses pendaftaran hingga penutupan justru menunjukkan kesiapan BM PAN dalam menghadapi regenerasi kepemimpinan.
Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti BM PAN harus terus membuka ruang kompetisi yang sehat agar lahir pemimpin-pemimpin muda yang berkualitas.
“Ini menunjukkan bahwa BM PAN tidak kekurangan kader berkualitas. Justru, organisasi memiliki banyak energi terbaik yang siap mengabdi dan bergerak bersama Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan,” katanya.
Iswari menjelaskan, kontestasi dalam organisasi kader seharusnya dipandang sebagai proses pendewasaan demokrasi internal, bukan sekadar persaingan politik.
Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan hal yang wajar selama tetap berada dalam semangat persaudaraan dan perjuangan bersama.
Ia menegaskan, Kongres VII BM PAN tidak hanya bertujuan memilih ketua umum baru, tetapi juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi agar semakin solid dan progresif menghadapi tantangan politik ke depan.
“Siapa pun yang nantinya mendapat amanah, yang paling penting adalah energi organisasi tetap terjaga dan soliditas kader semakin kuat. BM PAN harus terus menjadi kekuatan strategis yang memberi kontribusi nyata bagi partai maupun masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iswari berharap BM PAN tetap menjadi wadah kaderisasi utama bagi generasi muda PAN dalam mencetak pemimpin-pemimpin tangguh di masa mendatang.
“BM PAN harus tetap menjadi kawah candradimuka kader muda PAN, tempat lahirnya pemimpin-pemimpin yang siap melanjutkan perjuangan organisasi dan partai ke depan,” tutupnya.



