Pemkot Serang Bentuk Satgas Khusus Awasi Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai mengintensifkan pengawasan terhadap kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.
Salah satu langkah yang diambil adalah membentuk satuan tugas (satgas) lintas sektor guna memastikan kesehatan dan kelayakan hewan ternak yang akan disembelih.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa pengawasan ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan sekaligus menjamin keamanan konsumsi bagi masyarakat.
Selain fokus pada kesehatan hewan, Pemkot Serang juga menaruh perhatian terhadap kondisi fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH). Budi Rustandi mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna melihat langsung kondisi bangunan dan kesiapan operasional RPH.
Ia mengakui, keterbatasan anggaran daerah membuat rencana pembangunan atau renovasi total RPH belum dapat direalisasikan pada tahun 2026. Oleh karena itu, pemerintah memilih melakukan perbaikan sementara agar fasilitas tetap dapat digunakan selama periode Iduladha.
“Untuk tahun ini memang belum bisa dilakukan pembangunan besar karena ada penyesuaian anggaran. Namun, perbaikan tetap dilakukan agar RPH tetap layak digunakan,” ujarnya.
Sebagai solusi jangka pendek, Pemkot mengalokasikan anggaran pemeliharaan guna memperbaiki sejumlah fasilitas yang dinilai mendesak. Langkah ini dianggap penting untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas pemotongan hewan kurban dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, Budi Rustandi memastikan pembangunan RPH yang lebih modern dan representatif akan masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2027.
Di sisi lain, pengawasan kesehatan hewan kurban akan dilakukan secara terpadu. Satgas yang dibentuk melibatkan sejumlah instansi, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, serta Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan aspek sanitasi dan kelayakan fasilitas pendukung.
“Seluruh perangkat daerah terkait akan bekerja sama agar pengawasan berjalan optimal. Hasil pemeriksaan juga harus dilaporkan secara terbuka,” tegasnya.
Pemkot Serang berharap, melalui langkah ini, seluruh hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi, sehingga pelaksanaan Iduladha dapat berjalan lancar tanpa kendala kesehatan.



