HUKRIM

Kronologi Pembunuhan Anak Politikus PKS yang Akhirnya Terungkap

Pembunuhan terhadap anak dari seorang politikus PKS di Cilegon, Banten, akhirnya terungkap setelah pelaku ditangkap oleh pihak kepolisian. Peristiwa ini mengejutkan masyarakat karena korban adalah MAHM (9 tahun), putra dari Maman Suherman, anggota DPRD Kota Cilegon. Pelaku pembunuhan, HA (30 tahun), berhasil diamankan di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, pada Jumat (2/1/2026).

Penangkapan HA berawal dari laporan asisten rumah tangga (ART) yang memergoki seseorang masuk ke dalam rumah setelah salat Jumat. Kejadian ini terjadi di rumah milik Roisyudin Sayuri, eks anggota DPRD Kota Cilegon. Saat itu, rumah tersebut sedang ditinggalkan karena liburan, sehingga suasana menjadi sepi.

ART tersebut mencoba melarikan diri dan meminta pertolongan setelah melihat pelaku membawa senjata api. Namun, senjata tersebut ternyata hanya pistol mainan. Pelaku sempat berusaha kabur, namun terjatuh dari tangga hingga mengalami luka. Dengan kondisi seperti itu, ART kemudian keluar dan meminta bantuan warga sekitar.

Setelah laporan diterima, petugas kepolisian langsung datang ke lokasi dan membawa HA untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Cilegon. Selama pemeriksaan, diketahui bahwa HA merupakan warga asal Palembang, Sumatra Selatan.

Menurut keterangan dari Dede Rohana, salah satu keluarga pemilik rumah, HA awalnya tidak diketahui identitasnya. Keluarga baru mengetahui ciri-ciri pelaku setelah melihat rekaman CCTV dari rumah Roisyudin.

Selain kasus pembunuhan, HA juga diduga melakukan aksi pencurian di rumah Roisyudin. Pada Minggu (28/12/2025), HA mencoba membawa kabur perhiasan dari rumah tersebut. Namun, aksinya gagal karena kepergok oleh warga sekitar.

Dede mengungkapkan bahwa brankas yang ada di dalam rumah telah dibawa ke halaman, tetapi tidak berhasil dibawa pergi. “Kita tidak tahu awalnya ada kaitannya sama kasus pembunuhan di BBS (rumah politikus PKS). Kita baru tahu semalam bahwa pelaku spesialis rumah mewah, rumah kosong,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi HA di rumah Maman Suherman tidak terekam oleh CCTV. Menurut informasi yang dilansir dari Tribunnews.com, kamera CCTV di rumah korban disebut rusak. Hal ini menyulitkan penyidik untuk mendapatkan bukti awal dari kejadian tersebut.

MAHM ditemukan dalam kondisi tergeletak tengkurap di dalam kamar dengan tubuh bersimbah darah. Kejadian ini menimbulkan kekacauan besar di kalangan keluarga dan masyarakat sekitar. Setelah ditangkap, HA kini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Cilegon. Dalam sebuah video viral, HA terlihat dibekuk dan digotong oleh warga serta polisi untuk diamankan.

Meski awalnya tidak terduga, proses penangkapan ini memberikan kejelasan bagi keluarga korban dan masyarakat luas. Dengan adanya penangkapan ini, harapan untuk mengungkap seluruh fakta dan memberikan keadilan kepada korban semakin besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button